"Kau dilahirkan bersama-sama dan bersama-sama pula engkau akan selamanya. Kau akan ada bersama kala sayap-sayap putih kematian mengobrak abrik hari-harimu
Ya, kau akan ada bersama sebagaimana di dalam kenangan suci Tuhan namun biarkanlah tersedia ruang di dalam kebersamaanmu dan biarkanlah angin surga menari-nari di antara kalian
Saling mencintailah namun jangan membuat belenggu cinta, lebih baik biarkan cinta menjadi sebentang laut yang bergerak di antara pantai-pantai jiwamu
Bernyanyilah dan menarilah bersama-sama dan bergembiralah tapi biarkan masing-masing engkau menghayati kesendiriannya sebagaimana dawai-dawai kecapi tetap sendiri walau mereka bergetar dengan musisi yang sama
Dan tegaklah engkau bersama-sama tapi jangan berkumpul terlalu dekat karena tiang-tiang kuil pun berdiri terpisah dan pohon oak serta pohon spires tiada tumbuh dalam bayangan satu sama lain"
Dikutip dari Sang Nabi by Kahlil Gibran
No comments:
Post a Comment